Terapi gen bisa menyuburkan pria? PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 30 November 1999 07:00

Ketidaksuburan bisa diperbaiki dengan terapi gen. Begitulah yang dilakukan terhadap tikus yang tidak subur, dan mungkin ini bisa juga diterapkan pada manusia.

Setelah mendapat perawatan gen dengan bantuan teknologi tinggi, tikus yang tadinya tidak subur bisa memproduksi sperma kembali, demikian hasil penelitian yang terdapat di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

 

Penelitian terbaru ini mungkin bisa mengarah pada pengobatan yang sama pada pria yang tidak subur, kata Vinay Tergaonkar, peneliti yang terkait dengan Lembaga Salk di La Jolla , California.

Di seluruh dunia diperkirakan terdapat seperlima pasangan yang mempunyai masalah kesuburan. Dan sepertiga dari setengah kasus itu kesalahannya terletak pada pria. Sebagian besar ketidaksuburan pria merupakan hasil dari ketidakmampuan untuk menumbuhkan sel sperma yang matang. Permasalahannya bukan pada sel yang berubah menjadi sel sperma (sel kuman), tetapi pada sel yang membantunya menjadi matang.

Tikus pada penelitian baru ini mengalami mutasi dalam sel Sertoli mereka. Sel Sertoli adalah sebuah tipe sel yang membantu mengubah sel kuman menjadi sperma. Tanpa memfungsikan sel Sertoli, maka tikus tidak bisa memproduksi sperma.

Para peneliti memperbaiki mutasi dalam sel Sertoli dengan gen yang dibawa ke dalam tikus lewat virus cacat yang serupa dengan HIV.

Penyakit ini menyebabkan sifat virus dihilangkan, membuatnya bisa digunakan sebagai kendaraan untuk membawa gen yang telah diperbaiki.

"Jadi ini menginfeksi sel, tetapi bukan menyebabkan penyakit tetapi hanya bisa membawa gen baik. Hal seperti ini bisa dilakukan dengan cara melewati lingkaran infeksi normal, mengambil alih sel dan menggabungkan kromosom DNA ke dalam genom dari tuan rumah," kata Tergaonkar.

Dua bulan setelah penyuntikan dengan membawa virus yang memperbaiki gen sel Sertoli, tikus itu mulai memproduksi sperma.

Tikus jantan itu tetap tidak bisa memproduksi sperma cukup untuk membiakkan betina secara alami atau bahkan lewat penyuburan telur dengan fertilisasi vitro, sebuah proses yang mencampurkan sperma dan sel telur dalam tabung.

Tetapi para peneliti mampu membuat embrio dengan menyuntikkan sperma individual ke dalam telur. Teknik penyuntikkan ini sudah pernah digunakan dengan sukses untuk membuat bayi manusia ketika sperma pria hanya sedikit.

Dalam penelitian ini ada 13 anak tikus yang dilahirkan. Dan ketika sperma ini atau disebut pups dites, tak satupun yang diturunkan gen perbaikan atau tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi dengan mutasi HIV.

Ini berarti para peneliti berhasil memutar gen dari tikus dewasa tanpa mempengaruhi DNA dari sperma mereka. Tergaonkar dan rekan-rekannya berharap pengobatan yang sama bisa diberikan pada pria tidak subur. Langkah pertama, katanya, adalah untuk mengatahui sel mana yang tidak berfungsi pada manusia pria. Lalu perbaikan bisa dilakukan.

"Kami bisa menunjukkan bahwa Anda bisa mengirim gen tanpa efek samping dan mempertahankan ekspresi," kata Tergaonkar.

Satumed



Artikel Terkait:
Kenapa Permohonan Subscribe/ Unsubscribe Bisa Gagal?
Anda berminat menjadi anggota sebuah milis, tapi tak tahu bagaimana caranya? Sebaliknya, Anda juga sering kesal karena Anda sudah merasa...
Ampuhnya Musik Sebagai Terapi
Barangkali sulit dipercaya, namun musik ternyata berpotensi menyembuhkan stroke. Meski prosesnya baru sebagian dapat dikuakkan, paling tidak kabar...
Awas, Congek Bisa Mematikan
Infeksi gendang telinga atau yang biasa disebut congek, bila dibiarkan, ternyata dapat mengakibatkan kematian. Sekitar 60 persen penderita congek di...
Jantung Anak Bocor ? Bisa direparasi
Penyakit jantung bawaan pada anak balita masih cukup banyak penderitanya. Untunglah penyakit ini bisa diatasi meski biayanya cukup besar. Juga kita...


Artikel Paling Banyak Dibaca:
Resep Makanan Bayi Umur 6-12 Bulan
1. PUDING ROTI APEL BAHAN : 150 gr apel, cuci belah empat dan buang bagian tengahnya 75 gr roti tawar buang tepinya dan iris kecil 50 ml...
Tabel Berat & Tinggi Badan Rata-Rata
Berapa berat dan tinggi ideal anak Anda? Berikut adalah tabel Berat & Tinggi Badan Rata-Rata  untuk anak berumur 0 - 5 tahun, tanpa membedakan...
Diare pada Bayi
Diare Infeksius adalah suatu keadaan dimana anak sering buang air besar dengan tinja yang encer sebagai akibat dari suatu infeksi. PENYEBAB...
Menu Makanan Anak Usia 1-2 Tahun (12-24 Bulan)
Pada prinsipnya, begitu anak menginjak usia 1 tahun, dia sudah dapat mengkonsumsi makanan yang istilahnya ...
Rumus untuk Menghitung Berat Badan Ideal
Ternyata, rumus untuk menghitung berat badan ideal telah ada sejak lebih dari seabad lalu. Rumus berat badan ideal yang pertama dibuat oleh seorang...

Trackback(0)
Komentar (0)add comment

Tulis komentar

security image
Write the displayed characters


busy
 
Balita-Anda Online
Panduan Orangtua yang Cerdas, Kreatif dan Inovatif dalam Merawat dan Mendidik Bayi / Balita

 

Balita-Anda

Milis Balita-Anda

untuk bergabung dengan milis Balita-Anda silakan kirim email kosong ke:
balita-anda-subscribe@balita-anda.com

Kalender Kesuburan

Silakan pilih hari pertama periode terakhir masa menstruasi Anda:

- -

Lama Siklus

Link Bermanfaat


d’BC Network
Sambil jaga anak, sambil dandan, sambil masak, sambil berbisnis via internet.
Hanya di d’BC Network



Sentra Tiket
Pemesanan tiket pesawat online. Kami jamin harga yang Anda dapatkan adalah yang terendah pada saat Anda transaksi. Silakan hubungi kami di Sentra Tiket atau Telp/SMS ke 081268199665 atau hubungi Webmaster Balita-Anda


Sponsor

Login Anggota

Sign in with Facebook
0 users and 185 guests online
www.balita-anda.com-clodimart2
     
    
Home Suami Istri Terapi gen bisa menyuburkan pria?
Banner
Banner
    
     
Banner