Mengapa Anak Lebih Mirip Pembantu PDF Cetak E-mail
Kamis, 10 May 2007 03:15

Kesibukan orangtua zaman sekarang karena sibuk bekerja, secara tidak langsung memiliki imbas pada anaknya. Seringkali orangtua mempercayakan peran pembantu atau babi sitter untuk mengasuh anak-anaknya.

Memang sejauh peran pembantu yang hanya memenuhi kebutuhan fisik anak sehari-hari tidak terlalu mengkhawatirkan. Tetapi ketika anak sudah sedemikian dekat secara kejiwaan, sehingga sikap dan bahkan mimik mukanya mirip pembantu, barulah orangtua ketakutan.

Apalagi ketika gaya bicara si kecil juga menyerupai gaya si mbok tersebut. Hal seperti ini mungkin saja terjadi, ketika intensitas waktu si anak lebih banyak dengan pengasuh daripada orangtua kandungnya.

Bukankah dalam masa perkembangannya, seorang anak akan mengekspresikan diri lewat mimik dan gerak tubuh dengan cara menirunya dari orang-orang terdekatnya. Dalam hal ini karena anak lebih lama bergaul dengan pengasuh atau pembantu, maka mudah menyerap dan terpengaruh gaya pengasuh tersebut.

Kadang hubungan yang terlampau intim membuat anak banyak meniru mimik dan gerak tubuh sang pengasuh. Sehingga orangtua akan menyimpulkan bahwa wajah anaknya juga mirip dengan pengasuhnya.

Kalau ini terus berlangsung, tentu saja akan mempengaruhi sikap dan sifat si anak di kemudian hari nanti. Meski pengaruh dari si pembantu atau pengasuh itu belum tentu buruk. Tetapi orangtua wajar untuk khawatir, apalagi demi masa depan si anak.

Sebenarnya menitipkan anak-anak pada pembantu tidak ada salahnya. Tetapi orangtua harus menyadari bahwa ada perbedaan sosial budaya yang jauh antara majikan dan pembantu.

Tentu saja tingkat pendidikan yang berbeda sangat berperan di sini. Orangtua yang berpendidikan cenderung tinggi akan berbeda dalam mendidik anak-anaknya.

Akibatnya pola mendidik anak yang ingin diterapkan orangtua akan berbenturan dengan pola pendidikan dari si pengasuh. Ini bisa menimbulkan kebingungan pada si anak untuk memilih mana yang harus diikutinya. Padahal sehari-hari dia lebih sering bertemu dengan pengasuh daripada kedua orangtuanya.

Banyak cara yang bisa dilakukan orangtua untuk mengatasi permasalahan ini. Orangtua yang benar-benar memiliki waktu terbatas dengan anak-anaknya mengaku mencoba mengatasi dengan manajemen waktu yang seefisien mungkin.

"Karena kami sibuk bekerja di pagi hari, maka di waktu malam kami pergunakan waktu dengan sebaik mungkin. Yang penting kan kualitas bukan kuantitas," ujar seorang wanita eksekutif.

Hampir senada dengan pendapat di atas, juga dikemukakan oleh Soraya Haque. Bahkan Soraya membiasakan diri bersama dengan keluarga berdialog dengan santai setiap malam.

"Biasanya selepas makan malam kita ngobrol apa saja. Cara seperti ini cukup bermanfaat untuk saling mendekatkan diri dengan seluruh anggota keluarga. Tentu saja anak juga diajarkan pendidikan agama."

Menurut Aya, boleh saja anak-anak dekat dengan pembantu di pagi hari, tetapi di malam hari orangtua harus lebih banyak berperan. Dan kedekatan emosional antara orangtua dan anak bisa dibangun dengan berbagai cara. Yang antara lain lewat diskusi seperti disebutkan di atas atau melakukan piknik dan berlibur bersama seluruh anggota keluarga.

 



Artikel Terkait:
Tips Merawat Anak Campak
Lakukan isolasi. Putuskan kontak langsung maupun tak langsung (melalui peralatan sehar-hari seperti alat makan-minum, baju, alas tidur, dll)...
Anak Ogah Makan, Salah Ortu
Walau seorang anak ogah-ogahan makan, bisa jadi bukan faktor si anak tetapi lantaran kesalahan ortu (orang tua) dalam menerapkan pola makan pada...
10 Hal Tabu dalam Mendidik Anak
Apa yang akan terjadi jika anak dibesarkan dalam kondisi yang dipenuhi dengan kekerasan? Tentu, ia akan mengadopsi cara-cara yang sering ia lihat ke...
Kapankah Anak Belajar Bahasa Inggris?
Ada anggapan, semakin muda usia semakin mudah anak belajar bahasa daripada orang dewasa. Ada pula yang berpendapat, belajar bahasa asing sejak dini...
Anak sulung rentan kena penyakit jantung?
Ada yang bilang menjadi anak sulung enak, tetapi sebaliknya ada juga yang bilang tidak enak. Mungkin mereka akan semakin tidak enak kalau mendengar...


Artikel Paling Banyak Dibaca:
Resep Makanan Bayi Umur 6-12 Bulan
1. PUDING ROTI APEL BAHAN : 150 gr apel, cuci belah empat dan buang bagian tengahnya 75 gr roti tawar buang tepinya dan iris kecil 50 ml...
Tabel Berat & Tinggi Badan Rata-Rata
Berapa berat dan tinggi ideal anak Anda? Berikut adalah tabel Berat & Tinggi Badan Rata-Rata  untuk anak berumur 0 - 5 tahun, tanpa membedakan...
Diare pada Bayi
Diare Infeksius adalah suatu keadaan dimana anak sering buang air besar dengan tinja yang encer sebagai akibat dari suatu infeksi. PENYEBAB...
Rumus untuk Menghitung Berat Badan Ideal
Ternyata, rumus untuk menghitung berat badan ideal telah ada sejak lebih dari seabad lalu. Rumus berat badan ideal yang pertama dibuat oleh seorang...
Menu Makanan Anak Usia 1-2 Tahun (12-24 Bulan)
Pada prinsipnya, begitu anak menginjak usia 1 tahun, dia sudah dapat mengkonsumsi makanan yang istilahnya ...

Trackback(0)
Komentar (0)add comment

Tulis komentar

security image
Write the displayed characters


busy
 
Balita-Anda Online
Panduan Orangtua yang Cerdas, Kreatif dan Inovatif dalam Merawat dan Mendidik Bayi / Balita

 

Balita-Anda

Kalender Kesuburan

Silakan pilih hari pertama periode terakhir masa menstruasi Anda:

- -

Lama Siklus

Milis Balita-Anda

untuk bergabung dengan milis Balita-Anda silakan kirim email kosong ke:
balita-anda-subscribe@balita-anda.com

Link Bermanfaat


d’BC Network
Sambil jaga anak, sambil dandan, sambil masak, sambil berbisnis via internet.
Hanya di d’BC Network



Malino Voyage Tickets
Anda perlu tiket pesawat dengan harga lebih murah dari harga web? Plus ada diskon khusus untuk Anggota Balita-Anda silakan hubungi kami di Malino Voyage atau Telp/SMS ke 089623130099 atau hubungi Webmaster Balita-Anda


Login Anggota

Sign in with Facebook
0 users and 379 guests online
www.balita-anda.com-together
     
    
Home Pendidikan Anak Mengapa Anak Lebih Mirip Pembantu
Banner
Banner