| Tetanus |
|
|
|
| Ditulis oleh Azaliyyah | |||
| Selasa, 09 Oktober 2007 13:08 | |||
|
Tetanus adalah penyakit infeksi yang ditandai oleh gejala-gejala neurologik yaitu adanya spasme dan kenaikan tonus otot yang disebabkan oleh tetano spasmin yang dihasilkan oleh Clostridium tetani. Penyebab penyakit ini adalah Clostridium tetani, merupakan kuman anaerob, berspora batang gram positif. Kuman tersebut mengeluarkan eksotoksin yang bersifat tetano spasmin yang menyebar ke aliran darah/limfe sepanjang serabut saraf motoris, medulla spinalis dan saraf simpatis. Eksotoksin tersebut menghambat asetilkolin ujung saraf sehingga menimbulkan kejang.
Gambaran penyakit ini berupa : trismus (kaku pada rahang~sulit membuka rahang bawah), rhesus sardonicus (muka seperti monyet meringis), kaku kuduk (leher kaku, tidak bisa untuk mengangguk), opistotonus (badan kaku seperti busur), kaku perut, kejang, dan kemungkinan adanya luka sebagai tempat masuknya kuman. Diagnosis cukup ditegakkan dari gambaran klinis tersebut di atas. Ada beberapa jenis penyakit yang menyerupai gejala tetanus tersebut, misalnya keracunan fenotiazin, epilepsi, dll. Gejala trismus juga tampak pada abcess gigi, tonsilitis, mumps, dan lain-lain. Gejala opistotonus bisa timbul pada rabies, peritonitis, dan ulkus peptikum perforata. Komplikasi yang dapat timbul berupa : Gangguan saluran nafas : spasme otot pharing, laring, dan atelektasisi akibat pneumonia aspirasi Gangguan kardiovaskuler : hipertensi, takikardi, aritmia, miokarditis Infeksi sekunder : pneumonia, infeksi saluran kemih Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit, dehidrasi/renal insufisiensi.
Penyakit ini bila sembuh tidak meninggalkan cacat, namun pada tetanus berat angka kematian 80-90%.
(Dari berbagai sumber)
Set sebagai favorit
Bookmark
Email
Hits: 3211 Trackback(0)
Komentar (0)
![]() Tulis komentar
|







