|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 18 May 2007 18:37 |
|
Apakah yang dimaksud Ibu hamil dengan risiko tinggi ? Yaitu Ibu Hamil yang mengalami risiko atau bahaya yang lebih besar pada waktu kehamilan maupun persalinan, bila dibandingkan dengan Ibu Hamil yang normal.
Siapakah yang termasuk Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi ? - Ibu dengan tinggi badan kurang dari 145 cm. - Bentuk panggul ibu yang tidak normal. - Badan Ibu kurus pucat. - Umur Ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun - Jumlah anak lebih dari 4 orang. - Jarak kelahiran anak kurang dari 2 tahun. - Adanya kesulitan pada kehamilan atau persalinan yang lalu. - Sering terjadi keguguran sebelumnya. - Kepala pusing hebat. - Kaki bengkak. - Perdarahan pada waktu hamil. - Keluar air ketuban pada waktu hamil. - Batuk-batuk lama.
Bahaya apa saja yang dapat ditimbulkan akibat Ibu hamil dengan risiko tinggi ? - Bayi lahir belum cukup bulan. - Bayi lahir dengan berat kahir rendah (BBLR). - Keguguran (abortus). - Persalinan tidak lancar / macet. - Perdarahan sebelum dan sesudah persalinan. - Janin mati dalam kandungan. - Ibu hamil / bersalin meninggal dunia. - Keracunan kehamilan/kejang-kejang.
Apakah kehamilan risiko tinggi dapat dicegah ? Kehamilan risiko tinggi dapat dicegah bila gejalanya ditemukan sedini mungkin sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikinya.
Bagaimana pencegahan kehamilan risiko tinggi dapat dilakukan ? - Dengan memeriksakan kehamilan sedini mungkin dan teratur ke Posyandu, Puskesmas, Rumah Sakit, paling sedikit 4 kali selama masa kehamilan. - Dengan mendapatkan imunisasi TT 2X. - Bila ditemukan kelainan risiko tinggi pemeriksaan harus lebih sering dan lebih intensif. - Makan makanan yang bergizi yaitu memenuhi 4 sehat 5 sempurna.
Apa yang dapat dilakukan seorang Ibu untuk menghindari bahaya kehamilan risiko tinggi ? - Dengan mengenal tanda-tanda kehamilan risiko tinggi. - Segera ke Posyandu, Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat bila ditemukan tanda-tanda kehamilan risiko tinggi.
Artikel Terkait:Menghitung Usia KehamilanBegitu dinyatakan positif hamil, saat itu pula Anda mulai menghitung usia kehamilan. Ada banyak cara. Mana yang paling akurat? Seringkali ibu hamil... Kematian akibat kehamilan masih sulit ditangani Sebuah laporan menunjukkan bahwa angka kematian yang terkait dengan kehamilan meningkat pesat di beberapa negara berkembang. Untuk itu PBB melakukan... Hamil dan Libido yang TinggiJika Anda hamil ada dua kemungkinan berkaitan dengan gairah seksual Anda, meningkat atau justru menurun dengan drastis. Keduanya dipengaruhi hormon... Jantung Terkait dengan Gangguan KehamilanPara ibu yang melahirkan bayi berbobot ringan atau yang mengalami komplikasi selama kehamilan, lebih mungkin untuk menderita gangguan jantung di... Mitos Seks di Seputar KehamilanBanyak mitos tentang seks dan kehamilan yang beredar luas di masyarakat, dan dianggap sebagai suatu kebenaran. Karena dianggap benar, maka perilaku...
Artikel Paling Banyak Dibaca:Resep Makanan Bayi Umur 6-12 Bulan
1. PUDING ROTI APEL
BAHAN :
150 gr apel, cuci belah empat dan buang bagian tengahnya 75 gr roti tawar buang tepinya dan iris kecil 50 ml... Tabel Berat & Tinggi Badan Rata-RataBerapa berat dan tinggi ideal anak Anda? Berikut adalah tabel Berat & Tinggi Badan Rata-Rata untuk anak berumur 0 - 5 tahun, tanpa membedakan... Diare pada Bayi
Diare Infeksius adalah suatu keadaan dimana anak sering buang air besar dengan tinja yang encer sebagai akibat dari suatu infeksi. PENYEBAB... Rumus untuk Menghitung Berat Badan IdealTernyata, rumus untuk menghitung berat badan ideal telah ada sejak lebih dari seabad lalu. Rumus berat badan ideal yang pertama dibuat oleh seorang... Menu Makanan Anak Usia 1-2 Tahun (12-24 Bulan)Pada prinsipnya, begitu anak menginjak usia 1 tahun, dia sudah dapat mengkonsumsi makanan yang istilahnya ...
Trackback(0)
|