|
Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menentramkan bayi Anda. Pilihlah sesuai kebutuhannya.
Gendong. Gendong ia dalam posisi tegak lurus dengan perut menempel di dada Anda, tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut. Bawa ia berjalan-jalan mengelilingi ruangan atau ke ruangan lain. Bisa juga dengan cara meletakkannya di kereta bayi dan dorong perlahan-lahan dengan hati-hati. Jika kondisi Anda tak memungkinkan untuk menggendongnya sambil berjalan, letakkan ia di lengan, sementara Anda duduk di kursi goyang. Goyangan yang lembut akan menenangkannya.
Usap atau tepuk-tepuk lembut. Beberapa bayi dapat ditenangkan hanya oleh sentuhan Anda, tanpa harus menggendongnya. Ia bisa tenang hanya karena ditepuk-tepuk pantatnya atau diusap-usap punggungnya, sambil Anda bersenandung lembut.
Beri sesuatu untuk diisap. Hampir setiap bayi menjadi tenang dengan mengisap. Beri ia mainan khusus untuk digigit atau bimbing ia menemukan jari-jemarinya untuk dimasukkan ke mulutnya. Bisa juga Anda menggunakan jari kelingking Anda yang sudah dibersihkan untuk ia isap.
Alihkan perhatiannya. Anda dapat mengalihkan perhatiannya dengan memperlihatkan sesuatu yang menarik sehingga ia lupa pada tangisnya. Gambar-gambar warna-warni atau mainan aneka bentuk dan warna akan mempesonanya. Cermin juga bisa digunakan. Ia akan senang melihat wajahnya sendiri.
Tunggu amarahnya mereda. Anda tak selalu dapat menenangkan bayi yang frustrasi. Bahkan jika ia tak senang duduk di kursinya, Anda tak dapat memecahkan masalah dengan memindahkan dan mengangkatnya. Ketika tak ada hasilnya, cobalah untuk rileks. Jangan terpaku untuk menghentikan tangisnya jika Anda menemukan tak ada hal serius atau sesuatu yang salah. Tunggu saja sampai kemarahannya reda. Setelah amarahnya reda, beri kata-kata yang menyejukkan dan buat ia asyik dengan mainan penuh warna. Rangkulan dan gendongan juga bisa menentramkannya. Kasih sayang Anda bukan hanya mengerem kemarahannya, tapi juga akan membantu si kecil mengembangkan rasa aman dan perasaan baik. Ketika ia besar, ia akan belajar berdasarkan ini untuk menenangkan diri begitu ia marah, dan ia akan belajar untuk dapat mengendalikan diri atau menjaga tetap tenang tanpa kemarahan meledak-ledak.
(Nakita)
Artikel Terkait:Herpes Genitalis dan bayi CacatMenepuk air di dulang, tepercik muka sendiri. Karena itu dapat dimaklumi betapa sulitnya menemukan seseorang yang secara dini mau mengakui dirinya... Bayi Laki-laki atau Perempuan ada KiatnyaSecara ilmiah, penentuan jenis kelamin calon bayi sangat dipengaruhi oleh jenis kromosom yang berhasil menjangkau sel telur. Bila kromosom X yang... Cara Gampang Merawat Kulit Bayi dan BalitaBerbagai gangguan kulit pada bayi dan balita seperti biang keringat, eksim popok, dan eksim susu sebenarnya bisa diatasi bila orang tua rajin menjaga... Mengapa nafas bayi berbunyi? Hampir 80% anak-anak yang menderita asma menunjukkan beberapa gejala alergi di awal-awal kelahiran mereka. Namun demikian tidak selalu alergi... Aneka Penyebab Bayi Sesak NafasBanyak penyebab sesak napas pada bayi. Yang jelas, segera bawa ke dokter atau rumah sakit karena bisa fatal akibatnya. Kasus sesak napas pada usia...
Artikel Paling Banyak Dibaca:Resep Makanan Bayi Umur 6-12 Bulan
1. PUDING ROTI APEL
BAHAN :
150 gr apel, cuci belah empat dan buang bagian tengahnya 75 gr roti tawar buang tepinya dan iris kecil 50 ml... Tabel Berat & Tinggi Badan Rata-RataBerapa berat dan tinggi ideal anak Anda? Berikut adalah tabel Berat & Tinggi Badan Rata-Rata untuk anak berumur 0 - 5 tahun, tanpa membedakan... Diare pada Bayi
Diare Infeksius adalah suatu keadaan dimana anak sering buang air besar dengan tinja yang encer sebagai akibat dari suatu infeksi. PENYEBAB... Rumus untuk Menghitung Berat Badan IdealTernyata, rumus untuk menghitung berat badan ideal telah ada sejak lebih dari seabad lalu. Rumus berat badan ideal yang pertama dibuat oleh seorang... Menu Makanan Anak Usia 1-2 Tahun (12-24 Bulan)Pada prinsipnya, begitu anak menginjak usia 1 tahun, dia sudah dapat mengkonsumsi makanan yang istilahnya ...
Trackback(0)
|